Polisi Gerebek Pria Bugil Bersama Terapis Seksi di Spa Jalan Gagak Hitam Medan, Duh! Enaknya Dikit Malunya Banyak…

BERITAKARYA.COM, MEDAN – Alamak! Seorang pria digerebek polisi lagi bugil bersama wanita terapis di salah satu spa Jalan Gagak Hitam (outer ringroad Medan). Enaknya dikit…Malunya banyak. Duh!

Petugas Polsek Sunggal, Polrestabes Medan, melakukan razia panti pijat dan spa di Jalan Gagak Hitam. Razia ini dalam rangka Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) untuk mencegah penyebaran virus Covid-19.

Saat petugas masuk ke salah satu spa yang banyak beroperasi di Jalan Gagak Hitam tersebut, petugas menemukan seorang pria tak mengenakan busana di dalam kamar bersama seorang wanita seksi yang bertugas sebagai terapis.

Kanit Reskrim Polsek Sunggal AKP Budiman Simanjuntak mengatakan razia tersebut dilakukan berdasarkan Instruksi Gubernur Sumut Nomor 188.54/25/INST/2021 tentang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat berbasis mikro dan mengoptimalkan posko penanganan Covid-19.

AKP Budiman mengatakan, pihaknya kemudian mendapat informasi dari masyarakat soal dugaan pelanggaran protokol kesehatan (prokes) di salah satu spa. Razia pun dilakukan. Di salah satu kamar, petugas menemukan pria bugil bersama terapis.

“Di sana, petugas menemukan seorang pria yang diduga tamu di salah satu kamar. Pria tersebut terlihat sedang tidus terlentang dan tidak menggunakan pakaian,ditemani seorang wanita yang diduga terapis,” ujar AKP Budiman Simanjuntak, Senin (5/7/21).

Dia mengatakan, razia itu dilakukan pada Kamis, akhir pekan lalu. Pria yang ditemukan tidak berpakaian itu berinisial AJL, sementara wanita diduga terapis itu berinisial DK. Selain keduanya, petugas mengamankan seorang wanita yang merupakan resepsionis di tempat spa tersebut dan 15 terapis lainnya.

“Petugas juga mengamankan seorang wanita lainnya yang merupakan resepsionis spa tersebut dan lima belas orang terapis. Kita juga mengamankan uang tunai sebesar Rp 265 ribu, 2 buah buku rekapan pengunjung, 1 bundel data penjualan harian, 1 bundel laporan omzet, 1 potong pakaian terapis,” tuturnya.

Perwira pertama (pama) Polri ini menambahkan, seluruh yang diamankan diserahkan ke Balai Sosial Parawansa, Berastagi, Karo. Di sana, mereka bakal mendapat pembinaan. “Benar, semua kita serahkan ke sana untuk dilakukan pembinaan,” terangnya. (*/dtc)

Tinggalkan Balasan