[18+] 8 Tahun ‘Puasa’, Ngebet Setengah Mati, Suami Paksa Istri ke Kamar, Ujungnya Innalillah

BERITAKARYA.COM, BANTEN – Khusus 18+. ‘Puasa’ 8 tahun karena istri jadi TKW. Pas pulang, suami langsung ngajak ngamar. Si istri nolak. Suami yang ngebet sudah lama gak ‘gituan’ langsung narik tangan si istri. Main seret masuk ke dalam kamar. Istri pun meronta, ujungnya suami innalillah…

Kapolres Serang Kota AKBP Maruli Ahilles Hutapea mengungkap motif tewasnya seorang suami, A (55), yang ditemukan terkapar di kamar rumahnya, Kampung Masigit Lor, Kelurahan Mesjid Priyayi, Kecamatan Kasemen, Kota Serang, Rabu (1/9/21).

Ternyata, A tewas karena ulah istrinya, W (56). A tewas dibunuh istrinya yang menolak saat diajak hubungan intim, Selasa (31/8/21).

AKBP Maruli Hutapea mengatakan, pelaku menolak diajak berhubungan dengan dalih khawatir status hubungannya sudah tidak sah. Sebab, pelaku sempat berpisah dengan korban selama 8 tahun untuk bekerja sebagai TKW di Arab Saudi.

“Korban ngajak terlapor berhubungan suami istri dan terlapor ini menolak dengan alasan sempat pisah 8 tahun. Terlapor beralasan mau nanya dulu ke ustad, ke kyai biar sah hubungannya,” katanya kepada wartawan.

Menurutnya, korban emosi akibat ajakannya ditolak pelaku, sehingga korban pun menarik lengan pelaku untuk dibawa ke kamar. Tetapi, perbuatan korban justru mendapat perlawanan pelaku yang sempat mendapat kekerasan dari korban.

“Korban menarik tangan terlapor untuk diajak ke kamar, terlapor tetap menolak. Kemudian tangan terlapor ditarik dan digigit oleh korban. Ia kemudian mendorong badan korban ke arah tembok sambil mencekik leher korban sekitar 15 menit. Sampai korban meninggal,” terangnya.

Menurut Maruli, pengungkapan kasus tersebut berdasarkan hasil pemeriksaan dan olah TKP, sehingga diketahui bahwa istri korban merupakan pelaku tewasnya korban.

Bahkan, lanjut AKBP Maruli Achikes Hutapea, dalam pemeriksaan yang dilakukan, pelaku pun mengakui segala perbuatannya yang mengakibatkan meninggalnya korban.

“Dalam rumah tersebut kami temukan ada seorang wanita, dan dia adalah istri korban. Dari hasil pemeriksaan dan barang bukti yang ditemukan, di jari kuku pelaku itu ada bercak darah. Nanti kami cek ke lab untuk memastikan apakah darah itu milik korban,” tambahnya.

“Motif sementara hanya cekcok dalam rumah tangga,” katanya menambahkan.

Saat ini, pelaku W sudah mendekam di ruang tahanan Mapolres Serang Kota guna mempertanggungjawabkan perbuatannya. Pelaku disangkakan dengan Pasal 44 ayat (1) dan (3) UU No. 23 Tahun 2003 tentang Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT). “Terlapor terancam pidana maksimal 15 tahun penjara,” tandasnya. (*/sc)

Tinggalkan Balasan