Silaturrahmi Kebhinekaan, Forkala Sambut Kunjungan 4 Paguyuban Etnik Jawa

BERITAKARYA, MEDAN – Forum Komunikasi Lembaga Adat (FORKALA) Kota Medan menyambut kehadiran empat paguyuban etnik Jawa di sekretariat FORKALA Medan, Jalan Setia Budi, Komplek Setia Budi Centre, Medan, pada Jumat (8/3/2024). Keempat paguyuban tersebut, yakni Keluarga Besar Daerah Istimewa Yogyakarta (KBDIY), mBanyumas Gel, Jawa Perantauan Bersatu (JPB) Sumut dan Perkumpulan Jawa Deli (Perwali) Sumut.

Dalam kesempatan itu, Ketua Keluarga Besar Daerah Istimewa Yogyakarta (KBDIY) Warsono, mengucapkan terima kasih kepada Forkala Kota Medan yang telah menerima kehadiran mereka dengan penuh keakraban.

Menurut Warsono, sejak 2022 lalu KBDIY sudah terdaftar di Kemenkumham 2022 lalu.

“Mudah-mudahan kami bisa ikut dalam Forkala untuk ikut melestarikan budaya-budaya di Indonesia,” ucap Warsono seraya berharap silaturrahmi ini bisa berlanjut.

Hal senada juga diutarakan Ketua mBanyumas Gel, Ngalimun. Menurutnya, silaturrahmi tersebut sangat dibutuhkan, terutama bagi warga Jawa.

“Kami menyambut positif kegiatan kebhinekaan ini. Kami juga menghimbau kepada kelompok atau wadah etnik untuk bergabung dengan Forkala, sehingga bisa menyatukan visi dan misi untuk meningkatkan masyarakat Kota Medan yang lebih maju,” sebut Ngalimun, seraya menyampaikan saat ini mBanyumas Gel berkantor di Jalan Ngumban Surbakti Medan.

Sedangkan Ketua Jawa Perantauan Bersatu (JPB) Sumut – Medan, Roiful Machfudi, mengapresiasi dengan silaturrahmi ini.

“Mudah-mudahan kedepannya semakin solid dan eksis dalam merawat kerukunan antar etnis di Kota Medan,” ucapnya, singkat.

Sementara Ketua Perkumpulan Jawa Deli (Perwali) Sumut – Medan, Edwin mengucapkan terima kasih diberi kesempatan untuk bertemu dengan pengurus Forkala Kota Medan.

“Mudah-mudahan melalui forum ini bisa memfasilitasi kami, etnis Jawa, bisa langsung menyampaikan unek-unek ke pemerintah,” ungkap Edwin.

Di tempat yang sama, Ketua Forkala Kota Medan, Datoq Adil Freddy Haberham menyatakan, Forkala Kota Medan merupakan sebagai lembaga penyatu wadah-wadah budaya yang ada.

“Hari ini kami kedatangan empat lembaga adat dalam rangka silaturrahmi kebudayaan. Hari ini juga Forkala banyak mendapat ilmu dari beberapa lembaga yang hadir ini. Ternyata, memang banyak keragaman dari suku etnis Jawa ini,” ungkap Datoq Adil yang didampingi sekretaris Forkala, Arwin Harahap.

Lebih lanjut dikatakannya, silaturrahmi ini bertujuan untuk menyambung rasa atau merawat kebhinekaan yang ada.

“Tentunya ini semua di bawah bimbingan dan arahan dari Wali Kota Medan, Bapak Muhammad Bobby Afif Nasution, yang memang beliau sangat concern terhadap silaturrahmi kebhinekaan ini,” sebut Datoq Adil.(R/bk)

Tinggalkan Balasan